New Satria F150 nyatanya memang tidak se-revolusioner transisi model bebek 2 tak menjadi ayam jago 4 tak di tahun 2004. Hanya perubahan pada penampilannya yang kini makin modern dan justru sekarang New Satria F150 makin ceking dengan pemangkasan dimensi lebar sebanyak 15 mm.

SIS memberi kesempatan pada para awak jurnalis untuk mencoba kebolehan New Satria F150 yang dilabeli harga Rp19.095.000, cuma beda Rp220 ribu dari generasinya yang lama. Okezone ambil bagian dalam sesi test drive singkat ini, rutenya dari booth Suzuki di PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat menuju Segarra, Ancol, Jakarta utara, yang berjarak sekitar 10 km.

Sebanyak 20 motor telah disediakan. Sebelum pelepasan, Managing Director SIS, Kazumasa Watanabe, meresmikan New Satria F150 siap untuk dilepas ke pasaran. Helm fullface sudah dipasang dan jaket telah membalut tubuh, 20 motor dinyalakan bersamaan sesuai instruksi. Kopling ditekan sambil mengaktifkan tombol starter dan deru bukaan gas 20 knalpot mulai menggelegar.

Melirik ke arah odometer digital, New Satria F150 yang Okezone kendarai sudah menjelajah sejauh 100 km, setidaknya motor ini sudah lewat masa awal inreyen. Pertama duduk di jok dan menggenggam stang, nuansa motor sport langsung tercipta, badan harus menunduk condong ke depan agar menemukan posisi terbaik dan nyaman.

Bodi New Satria F150 yang kurus dengan pemangkasan desain lampu depan dan buritan terbilang masih proporsional dengan postur Okezone yang punya tinggi 170 cm dan berat 65 kg. Hanya saja, bagi bikers yang punya bodi lebih dari itu akan sedikit terlihat lucu. "Mirip beruang sirkus," celoteh salah satu wartawan bercanda dengan rekannya. Perlu diperhatikan juga di bagian knalpot belum ada cover pelindung jadi hati-hati bila tidak menggunakan celana panjang, salah-salah kaki bisa luka jika menempel.

Mesin masih menggunakan tipe lama, mengandalkan 147 cc 4 tak DOHC yang dikawinkan dengan transmisi enam kecepatan manual. Sedikit mengecewakan pecinta motor Satria, termasuk anggota klub Suzuki Satria F150 Club (SSFC), pasalnya banyak yang mengharapkan Satria F150 generasi terbaru akan hadir dengan sistem pengabutan tipe injeksi. Namun alasan sebenarnya seperti yang pernah diungkapkan SIS masih berkaitan dengan nama besar Satria F150 di ajang balap drag. Karburator Mikuni bs 26-187 dikatakan masih lebih mudah dimodifikasi dibanding tipe injeksi.

Perjalanan dimulai setelah keluar dari parkiran JIExpo Kemayoran. Butuh sedikit waktu untuk menyesuaikan dengan kerja mesin, dan kinerja pengereman, intinya bukan hanya mesin yang harus inreyen tapi pengendara juga harus inreyen. New Satria F150 punya kemampuan maksimal 16 PS saat 9.500 rpm, dikombinasikan dengan torsi maksimal 12,4 Nm di 8.500 rpm. Spesifikasi ini yang membuat karakter mesin Satria lebih bertenaga saat digeber di kecepatan tinggi.
Sumber : www.okezone.com/read/